Siapa Itu Alpha Mobile Legends? Sejarah Lengkap Alpha
Kisah Tragis Manusia Buatan dan Pencarian Sebuah Jiwa di Land of Dawn
Slug: siapa-itu-alpha-mobile-legends-sejarah-lengkap
Alpha merupakan salah satu hero Mobile Legends: Bang Bang yang memiliki latar belakang cerita paling emosional dan tragis di antara para hero lainnya. Dikenal sebagai sosok cyborg atau manusia setengah mesin yang membawa tombak bercahaya dan ditemani oleh drone kecil bernama Beta, Alpha adalah mesin mematikan di medan pertempuran.
Banyak pemain mengenalnya sebagai hero Fighter dengan kemampuan lifesteal yang sangat deras serta True Damage yang mampu menghancurkan armor hero sekuat apa pun. Namun, di balik penampilannya yang tampak seperti ksatria futuristik tanpa ampun, Alpha memiliki kisah masa lalu yang sangat kelam, penuh dengan penderitaan, eksperimen tidak manusiawi, dan pengorbanan.
Kelahiran sebuah nyawa biasanya melambangkan harapan. Namun, bagi makhluk buatan yang diciptakan oleh Laboratorium 1718 , apa yang ada di balik penciptaan mereka hanyalah konspirasi jahat, manipulasi, dan tanpa adanya
kebahagiaan. Alpha adalah bentuk ekstrem dari pelecehan terhadap kehidupan yang dilakukan oleh ilmuwan gila.
Lalu, siapa sebenarnya Alpha? Bagaimana sejarah kelahirannya? Mengapa ia sangat terikat dengan Beta? Dan apa hubungannya dengan sang pembunuh, Saber?
Mari kita kupas tuntas sejarah lengkap Alpha Mobile Legends dalam artikel berikut ini.
Siapa Itu Alpha Mobile Legends?
Dalam dunia lore Mobile Legends, Alpha bukanlah seorang manusia biasa. Ia adalah manusia buatan yang disempurnakan—sebuah cyborg tulen yang diciptakan untuk menjadi mesin pembunuh paling mutakhir yang pernah ada. Ia membawa persenjataan super canggih dan mengenakan zirah besi tebal yang menyerupai ksatria, dengan tombak khusus yang mampu menembus pertahanan musuh dengan mudah.
Meskipun fisiknya terbuat dari rangka mekanik dan logam yang tak bisa dihancurkan, Alpha sebenarnya memiliki komponen organik. Ia memiliki korteks otak (otak manusia) dari seorang pria dewasa. Hal ini membuatnya bukan sekadar robot kosong, melainkan makhluk buatan yang memiliki potensi untuk berpikir dan merasakan, layaknya seorang manusia yang baru saja lahir ke dunia.
Pada awal penciptaannya, Alpha hanyalah sebuah boneka yang tunduk sepenuhnya kepada para penciptanya di Laboratorium 1718. Ia diatur untuk memiliki kesetiaan absolut dan tidak memiliki emosi. Namun, berbagai peristiwa tragis memaksanya untuk membongkar batasan-batasan sistem komputernya, membangkitkan kesadarannya, dan membuatnya bertanya-tanya tentang arti kehidupan.
Asal-Usul Alpha dan Laboratorium 1718
Konflik Ideologi: Eruditio vs Laboratorium 1718
Sejarah Alpha tidak bisa dilepaskan dari sebuah tempat bernama Laboratorium 1718. Puluhan tahun yang lalu, terdapat konflik besar dalam komunitas ilmuwan di Eruditio (Kota Pelajar). Seorang ilmuwan jenius namun radikal bernama Dr. Baker merasa tidak puas dengan batasan etika yang ditetapkan oleh Eruditio terkait eksperimen manusia.
Dr. Baker, yang didorong oleh ambisi untuk melakukan "augmentasi manusia" atau penyempurnaan fisik manusia secara ekstrem demi memajukan umat manusia, akhirnya memisahkan diri dari Eruditio. Ia mendirikan pangkalan rahasia di sebuah pulau terpencil yang kelak dikenal sebagai Laboratorium 1718 . Di tempat inilah para ilmuwan "gila" seperti Octavius bekerja keras menciptakan makhluk-makhluk sintetik dan cyborg petarung. Salah satu ciptaan awal mereka adalah sang assassin mekanik, Saber.
Penciptaan Sang "Pure Cyborg"
Berbeda dengan Saber yang awalnya adalah seorang ahli pedang manusia yang diculik dan dimodifikasi, Alpha diciptakan dari nol. Dengan kekuatan finansial dan teknologi yang tidak terbatas, Octavius merancang Alpha sebagai karya terbesarnya. Alpha dibekali dengan teknologi generasi terbaru, melampaui seluruh makhluk robotik yang pernah diciptakan sebelumnya.
Sebagai makhluk dengan korteks manusia namun berbalut tubuh mesin yang sangat kuat, Alpha diplot menjadi "Alpha" dalam arti sebenarnya—sang pemimpin, petarung mekanik yang tidak ada tandingannya. Ia diciptakan sebagai senjata untuk membereskan masalah Laboratorium 1718, tanpa pernah diizinkan untuk memiliki kehendak bebas.
Alpha dan Beta: Dua Saudara Kembar Buatan
Salah satu fakta paling krusial dalam kisah sejarah Alpha adalah keberadaan Beta . Alpha tidaklah diciptakan sendirian. Ia memiliki saudara kembar mekanik yang sedang dikembangkan bersamanya, yang diberi nama Beta.
Ikatan Batin yang Terhubung
Sebagai dua entitas buatan tingkat tinggi, Alpha dan Beta memiliki hubungan yang jauh melampaui pemahaman para penciptanya. Alpha dan Beta mendapatkan kesadaran (bangun dari keadaan mati) pada saat yang bersamaan. Karena sistem saraf mekanik dan korteks mereka terhubung melalui jaringan komputer laboratorium, mereka memiliki ikatan telepati. Keduanya dapat saling merasakan apa yang dirasakan satu sama lain secara mendalam.
Alpha yang dingin, secara tidak sadar, memiliki keterikatan yang sangat kuat dengan Beta. Bagi Alpha, Beta bukanlah sekadar senjata pendamping, melainkan bagian dari dirinya sendiri, satu-satunya "keluarga" yang ia miliki di dunia yang dingin tersebut.
Pengkhianatan Saber dan Bangkitnya Kesadaran Alpha
Amukan Malam Badai
Semuanya berubah pada suatu malam di mana hujan badai turun dengan lebatnya. Saber, salah satu cyborg eksperimen paling mematikan dari Laboratorium 1718, tidak sanggup lagi menahan siksaan sistem komputer yang memanipulasi saraf-saraf tubuhnya. Ingatannya sebagai seorang ahli pedang manusia perlahan kembali. Saber mengamuk, menghancurkan sebagian besar laboratorium, dan berusaha melarikan diri.
Dalam kekacauan tersebut, laboratorium Octavius hancur berantakan. Namun, tragedi terbesar terjadi pada Beta. Saat Saber menerobos keluar, ia menebaskan pedangnya tanpa ampun ke arah fasilitas tempat Beta yang masih dalam tahap pengembangan berada. Tubuh fisik Beta hancur total.
"Ketika Saber membelah tubuh Beta dengan pedangnya, Alpha yang berada di ruangan berbeda merasakan setiap ons teror dan rasa sakit luar biasa yang dialami Beta seolah-olah itu terjadi pada dirinya sendiri. Untuk pertama kalinya, sebuah perasaan agonis baru muncul dalam diri sang mesin dingin."
Kehancuran laboratorium dan pengkhianatan Saber adalah awal dari kesadaran emosional Alpha. Alpha yang hanya mengetahui kepatuhan, kini diperkenalkan pada emosi paling primitif manusia: rasa sakit dan kehilangan.
Misi Balas Dendam Kepada Saber
Pertemuan Dua Makhluk Buatan
Mengetahui ciptaannya berkhianat, Octavius memberikan misi pertama dan paling krusial bagi Alpha: memburu dan membunuh Saber sang pengkhianat. Dengan membawa core (inti mesin) dari Beta yang telah hancur dan diperbaiki seadanya menjadi sebuah mesin tempur terbang kecil, Alpha berangkat mencari Saber di tengah badai.
Pengejaran itu tidak memakan waktu lama. Alpha menemukan Saber, dan pertarungan sengit antara dua karya agung Laboratorium 1718 pun terjadi. Walaupun Alpha memiliki teknologi terbaru dan senjata tercanggih, keterampilan berpedang Saber yang sudah terasah sejak ia masih manusia biasa terbukti jauh lebih mematikan.
Pencarian Sebuah "Jiwa"
Dalam pertarungan tersebut, Alpha mengalami kerusakan parah. Saat Saber mengangkat pedangnya untuk memberikan tebasan mematikan terakhir kepada Alpha, sebuah kejutan terjadi. Beta, yang kini berwujud mesin pendamping terbang kecil, tiba-tiba melesat ke depan Alpha untuk menahan serangan mematikan tersebut, mengorbankan dirinya demi saudara kembarnya.
Melihat hal itu, Saber secara mengejutkan menyarungkan pedangnya. Ia menatap Alpha dan Beta yang kini berada dalam kondisi rusak parah. Saber yang awalnya menganggap mereka hanya sebongkah besi rongsokan tak bernyawa, menyadari
bahwa kedua makhluk ini memiliki ikatan yang luar biasa, sebuah potensi yang melampaui program komputer.
Saber tersenyum mengejek sekaligus memprovokasi, dan berkata, "Kalian tumpukan besi rongsokan tak berjiwa tidak akan pernah bisa mengalahkanku dalam pertempuran." Saber pun menghilang di balik kegelapan malam berbadai.
Kata-kata Saber mengguncang komputasi otak Alpha. "Apa sebenarnya jiwa itu?" pertanyaan itu terus berdengung dalam inti mesin Alpha. Ia menyadari bahwa rahasia dari "jiwa" yang dibicarakan oleh Saber ada hubungannya dengan kekuatan dan kesadaran diri. Alpha memutuskan untuk bangkit, dengan sisa-sisa perhitungan data yang kacau di otaknya, menyimpulkan satu hal: Jiwa adalah kekuatan, dan ia harus menemukan jiwanya sendiri.
Sisi Lain Alpha: Mesin yang Belajar Menjadi Manusia
Seiring berjalannya waktu, Alpha bukan lagi sekadar robot pembunuh milik Laboratorium 1718. Ia tumbuh menjadi entitas yang memiliki kehendak bebas, sama seperti Saber. Interaksinya dengan dunia luar perlahan-lahan membuka sifat-sifat kemanusiaannya yang selama ini terkunci di dalam korteks otaknya.
Salah satu sisi menarik yang membuktikan bahwa Alpha mulai mengembangkan "jiwa"-nya adalah kutipan suaranya ( voice lines ) di dalam permainan. Dalam bahasa Inggris, Alpha terkadang mengatakan kalimat jenaka seperti: "Sometimes, I think about... girls." (Terkadang, aku memikirkan tentang... wanita).
Kutipan ini menunjukkan sisi manusiawi dari korteks otak pria dewasa yang tertanam di kepalanya. Meski terkurung dalam tubuh besi, insting dan sisi kemanusiaannya tetap hidup. Ia juga sering mengatakan "We are not weapons, we're also humans," (Kami bukan senjata, kami juga manusia), yang mempertegas perlawanannya terhadap Laboratorium 1718 yang hanya menganggapnya sebagai alat.
Kekuatan Alpha di Mobile Legends
Sang Fighter Bersama Drone Kesayangannya
Dalam game Mobile Legends, identitas Alpha sebagai satu kesatuan dengan Beta ditransformasikan ke dalam skill set yang luar biasa. Alpha adalah hero dengan role Fighter yang memiliki spesialisasi Charge/Damage .
Kemampuan uniknya (Pasif) bernama Beta, Advance! di mana setiap kali Alpha menyerang musuh menggunakan skill, Beta akan memberikan mark (tanda) pada musuh tersebut. Jika tanda tersebut penuh, Beta akan menembakkan laser yang memberikan True Damage secara beruntun. True Damage ini merupakan refleksi dari kekuatan gabungan mereka yang tak bisa ditahan oleh pertahanan lapis baja sekalipun.
Setiap serangan memutar dengan tombaknya ( Force Swing ) membuat Alpha dapat meregenerasi HP secara masif (Lifesteal), menjadikannya salah satu petarung lini depan yang sangat sulit untuk dibunuh jika tidak ditangani dengan strategi yang benar.
Kapan Alpha Dirilis di Mobile Legends?
Alpha adalah salah satu hero klasik di Mobile Legends. Ia pertama kali dirilis di Original Server pada awal tahun 2017 (sekitar bulan Januari). Seiring dengan evolusi game, Alpha telah mendapatkan berbagai pembaruan dan Revamp secara visual maupun lore, membuatnya tampil lebih modern dan mengerikan, tanpa menghilangkan esensi utamanya sebagai seorang cyborg penjaga saudara kembarnya.
Kesimpulan
Kisah Alpha Mobile Legends adalah sebuah ironi tentang kemanusiaan yang terperangkap dalam cangkang mekanik. Ia diciptakan sebagai Senjata Pemusnah oleh ilmuwan ambisius di Laboratorium 1718 , namun akhirnya justru
menemukan nilai-nilai pengorbanan, cinta kasih (terhadap saudaranya, Beta), dan pencarian jati diri akibat kekejaman tersebut.
Pengkhianatan Saber, meskipun menghancurkan hidup Alpha dan fisik Beta, menjadi pemicu ( katalis ) yang memutus rantai kendali sistem Alpha. Alpha menyadari bahwa untuk menjadi kuat dan melindungi hal yang ia pedulikan, ia tidak boleh hanya menjadi mesin. Ia harus memiliki "jiwa".
Hingga saat ini di Land of Dawn, Alpha terus bertarung, membawa tombaknya yang bersinar serta Beta di sampingnya, untuk membuktikan bahwa sebuah tubuh logam dan sirkuit buatan mampu melahirkan jiwa sejati yang tak terkalahkan.
FAQ Seputar Alpha Mobile Legends
#### Apakah Alpha dan Saber bersaudara?
Mereka bukan bersaudara kandung, namun mereka berdua adalah makhluk buatan (cyborg) yang diciptakan di fasilitas yang sama, yaitu Laboratorium 1718. Alpha bahkan diciptakan dengan misi awal untuk memburu dan membunuh Saber yang berkhianat.
#### Siapa itu Beta bagi Alpha?
Beta adalah saudara kembar buatan (cyborg) dari Alpha yang diciptakan bersamaan dengannya. Tubuh fisik Beta dihancurkan oleh Saber, sehingga Alpha mempertahankan inti (core) dari Beta dan mengubahnya menjadi drone kecil yang menemaninya bertarung hingga saat ini.
#### Siapa yang menciptakan Alpha?
Alpha diciptakan oleh para ilmuwan gila yang tergabung dalam Laboratorium 1718, dengan tokoh kunci pembuatnya adalah ilmuwan bernama Octavius (dan Dr. Baker yang mendirikan laboratorium tersebut).
#### Apa role Alpha di Mobile Legends?
Alpha adalah hero dengan role Fighter yang memiliki spesialisasi Charge/ Damage . Ia sangat dikenal dengan kemampuan regenerasi HP (Spell Vamp/
Lifesteal) yang tinggi serta kemampuannya memberikan True Damage yang sangat mematikan berkat bantuan Beta.
#### Apa kalimat (quotes) terkenal dari Alpha?
Salah satu kutipan yang paling ikonik adalah "Test... Alpha is online," yang menandakan bahwa sistemnya aktif, serta kutipan jenakanya, "Sometimes, I think about... girls," yang membuktikan bahwa ia memiliki sisa-sisa insting manusiawi dari korteks otaknya.